— Infrastruktur & Cloud

Migrasi yang dirancang untuk gagal dengan aman

Setiap keputusan arsitektur punya jalur rollback. Kami memetakan risiko sebelum memindahkan satu workload pun.

Close-up environmental shot of an engineer's hands at a rack-mounted console terminal, fingers on keyboard, deployment log scrolling on a dark monitor, natural overhead light in a live server room, cables visible in background, no faces
Close-up environmental shot of an engineer's hands at a rack-mounted console terminal, fingers on keyboard, deployment log scrolling on a dark monitor, natural overhead light in a live server room, cables visible in background, no faces
/ Studi Kasus — Logistik Regional

Migrasi hybrid-cloud 47 node tanpa downtime terjadwal

Klien menjalankan infrastruktur on-premise selama sembilan tahun dengan ketergantungan silang yang tidak terdokumentasi. Kami mulai dari dependency mapping, bukan dari target state.

Setiap fase migrasi punya kriteria abort yang tertulis—bukan kebijaksanaan tim, melainkan threshold terukur yang memicu rollback otomatis sebelum window produksi terpengaruh.

Hasil: seluruh 47 node berpindah dalam tiga window malam berturut-turut. Nol insiden produksi. Throughput meningkat 2,4× pada beban puncak.

Wide-angle environmental shot of a system monitoring dashboard on large wall-mounted screens in a dimly lit NOC room, multiple time-series graphs showing network throughput and latency metrics, operator chair in foreground slightly out of focus, cool blue ambient light from screens
Wide-angle environmental shot of a system monitoring dashboard on large wall-mounted screens in a dimly lit NOC room, multiple time-series graphs showing network throughput and latency metrics, operator chair in foreground slightly out of focus, cool blue ambient light from screens
+ Artefak Deployment Nyata

Angka dari deployment, bukan proyeksi

Benchmark throughput, delta biaya, dan window downtime dicatat dari sistem produksi aktual—bukan lingkungan staging.

2,4× throughput pada beban puncak

Diukur pada window produksi hari ke-7 pasca cutover. Baseline dari 6 bulan log sebelum migrasi.

0 menit downtime tak terjadwal

31% penghematan biaya infrastruktur

47 node — 9 dependensi tersembunyi ditemukan

Tiga window malam berturut-turut. Setiap fase memiliki abort criteria tertulis yang diverifikasi sebelum cutover dimulai.

Dependency mapping fase awal menemukan ketergantungan tak terdokumentasi yang tidak terdeteksi oleh audit vendor sebelumnya.

Delta biaya dihitung dari tagihan aktual bulan pertama pasca-migrasi versus rata-rata 12 bulan sebelumnya.

▸ Kepemilikan Penuh

Proyek selesai saat Anda pegang kendalinya

Setiap deployment berakhir dengan runbook tertulis, monitoring dashboard yang Anda kelola, dan dokumentasi on-call handoff—bukan ketergantungan baru pada kami.